>>Echoes of the Universe: Press Release

“Kulihat dunia berputar lagi
Warna warni terindah menyinari bumi…”
(Homogenic – Utopia)

Waktu berganti begitu cepat. Tanpa pernah dirasakan berjalan. Sudah dua tahun sejak kelompok musik Homogenic merilis debut fenomenal, Epic Symphony. Dan kini, mereka kembali lagi dengan sebuah album baru.

Album ini diberi tajuk Echoes of The Universe. Kali ini, mereka datang dengan semangat baru. Materi album ini, secara umum, terasakan lebih ringan. Tentunya, berjalan paralel dengan ekspektasi agar publik luas lebih mudah menerima konsep bermusik Homogenic.

“Lagu-lagunya lebih catchy tapi bukan berarti menurunkan bobot karena membuat lagu-lagu yang catchy itu lebih sulit,” tutur Dina Dellyana, front woman Homogenic.

Dan itu memang terbukti. Echoes of The Universe tidak menghadirkan komposisi yang sulit dicerna. “Aransemen lebih matang, lagu-lagu yang lebih cerah, dan bernuansa fiksi,” terang Dina tentang serangkaian lagu yang ia tulis untuk album ini.

Waktu berjalan dan ia membuktikan bahwa pengalaman sudah membawa Homogenic ke sebuah pelabuhan baru. Unsur gelap yang kental terasakan di debut mereka mulai dikurangi. Unsur metafora dalam lirik mereka juga mulai dikurangi. Kendati tidak hilang sama sekali. Mereka lebih bertutur dengan cara yang jauh lebih sederhana.

Simak sebuah komposisi yang menjadi andalan di rekaman ini. Judulnya, Untukmu, Duniaku. Lagu ini dengan gamblang bertutur tentang devosi yang secara vulgar begitu tersirat dalam setiap kalimatnya.

Hal ini tidak terdapat di album pertama mereka. “Sekarang liriknya lebih to the point,” jawab Dina tentang hal ini.

“Pendengar akan lebih bebas menginterpretasikan tiap lagu karena sebenarnya tema keseluruhan album ini adalah dunia tanpa batas,” tambahnya menutup pembicaraan.

Album baru Homogenic akan dirilis secara umum pada pekan pertama bulan Maret 2006. Diawali dengan pemutaran singel pertama Untukmu, Duniaku beberapa minggu sebelumnya.

Nantikan! (pelukislangit)

Leave a Reply